Search company, investor...

Dia.Log

Stage

Incubator/Accelerator | Alive

About Dia.Log

Dia.Log is an intelligent artificial pancreas that, based on a personalized digital algorithm, detects cases when the blood glucose level exceeds the norm and automatically adjusts the amount of insulin injected.

Headquarters Location

Russian Federation

Missing: Dia.Log's Product Demo & Case Studies

Promote your product offering to tech buyers.

Reach 1000s of buyers who use CB Insights to identify vendors, demo products, and make purchasing decisions.

Missing: Dia.Log's Product & Differentiators

Don’t let your products get skipped. Buyers use our vendor rankings to shortlist companies and drive requests for proposals (RFPs).

Expert Collections containing Dia.Log

Expert Collections are analyst-curated lists that highlight the companies you need to know in the most important technology spaces.

Dia.Log is included in 4 Expert Collections, including Medical Devices.

M

Medical Devices

8,552 items

Companies developing medical devices (per the IMDRF's definition of "medical device"). Includes software, lab-developed tests (LDTs), and combination products. *Columns updated as regularly as possible.

D

Diabetes

1,897 items

D

Digital Health

13,118 items

Technologies, platforms, and systems that engage consumers for lifestyle, wellness, or health-related purposes; capture, store, or transmit health data; and/or support life science and clinical operations. (DiME, DTA, HealthXL, & NODE.Health)

H

Health IT

7,901 items

Latest Dia.Log News

Barusan Bentrok, Sekarang China Malah Minta India Ambil Jalur Dialog, Kenapa?

Jun 17, 2020

20:59 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.722 USD/troy ounce. 20:56 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka menguat 0,13% pada level 3.128. 20:55 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,64% pada level 9.959. 20:54 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 37,79 USD/barel. 20:53 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 40,58 USD/barel. 20:52 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,29% terhadap Euro pada level 1,1231 USD/EUR. 20:51 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,30% terhadap Poundsterling pada level 1,2535 USD/GBP. 20:50 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,56% pada level 24.481. 20:49 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,15% pada level 26.329. 20:47 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,14% pada level 2.141. 20:46 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,56% pada level 22.455. 16:48 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,14% pada level 2.935. 16:47 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,10% pada level 2.669. 16:46 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,67% pada level 6.284. Militer China mendesak India agar melakukan pengekangan terhadap pasukannya yang bertugas di garis perbatasan kedua negara. Beijing menyerukan New Delhi kembali ke jalur dialog guna meredam ketegangan pasca-terjadinya bentrokan di wilayah Ladakh. "Pasukan India telah melanggar janji mereka dan sekali lagi melewati Line of Actual Control (garis perbatasan de facto China-India) untuk kegiatan ilegal serta sengaja memprovokasi dan menyerang pasukan China sehingga memicu konflik fisik yang sengit antara kedua belah pihak dan menyebabkan jatuhnya korban," kata juru bicara Western Theater Command di Pasukan Pembebasan Rakyat Zhan Shuili pada Selasa (16/6/2020), dikutip laman Xinhua. Dia mendesak India kembali ke jalur dialog. "Kami menuntut agar pihak India secara ketat menahan pasukan garis depan, segera menghentikan semua tindakan pelanggaran dan aksi provokatif, dan bekerja sama dengan China untuk kembali ke jalur dialog dan negosiasi yang benar untuk menyelesaikan perbedaan," ujarnya. Sebelumnya pada Senin (15/6/2020) malam, pasukan India dan China terlibat bentrok di wilayah Ladakh. Sebanyak 20 tentara India telah dikonfirmasi tewas dalam kejadian tersebut. Sementara pasukan China yang tewas dilaporkan mencapai sedikitnya 40 orang. Menurut seorang sumber di pemerintahan India, pasukan kedua negara terlibat konfrontasi fisik dengan menggunakan batang besi serta batu. Tak ada tembakan yang dilepaskan. Bentrokan dilaporkan berlangsung selama beberapa jam. Sejumlah laporan menyebut, pasukan China memasang tenda, menggali parit, dan memindahkan alat berat sejauh beberapa kilometer ke dalam wilayah yang dianggap India menjadi bagian dari teritorialnya, yakni di lembah Galwan di Ladakh. Langkah pasukan Negeri Tirai Bambu itu dilakukan setelah India membangun jalan sepanjang beberapa ratus kilometer di wilayah tersebut yang terhubung ke sebuah pangkalan udara. China dan India memiliki perbatasan sepanjang 3.440 kilometer. Keduanya mempunyai klaim wilayah yang tumpang tindih. Garis demarkasi yang memisahkan klaim wilayah kedua negara di Ladakh dikenal dengan Line of Actual Control (LAC). Karena medan perbatasan berupa sungai, danau, dan tebing bersalju, garis pemisah itu dapat bergeser. Hal tersebut menyebabkan pasukan patroli perbatasan kedua negara kerap bersinggungan dan tak jarang memicu perkelahian atau kontak fisik. Peristiwa demikian terjadi di banyak titik di sepanjang LAC. Namun belum ada di antara mereka yang melepaskan tembakan selama empat dekade terakhir. Selama itu pula tak ada korban yang tewas akibat bentrokan atau perkelahian antara pasukan patroli perbatasan kedua negara. Partner Sindikasi Konten: Republika

Dia.Log Frequently Asked Questions (FAQ)

  • What is Dia.Log's latest funding round?

    Dia.Log's latest funding round is Incubator/Accelerator.

  • Who are the investors of Dia.Log?

    Investors of Dia.Log include Pulsar Venture Capital Accelerator.

Discover the right solution for your team

The CB Insights tech market intelligence platform analyzes millions of data points on vendors, products, partnerships, and patents to help your team find their next technology solution.

Request a demo

CBI websites generally use certain cookies to enable better interactions with our sites and services. Use of these cookies, which may be stored on your device, permits us to improve and customize your experience. You can read more about your cookie choices at our privacy policy here. By continuing to use this site you are consenting to these choices.